Rabu, 09 Mei 2012

MAU DI BAWA KEMANA PENDIDIKAN DI INDONESIA???



Mau dibawa kemana pendidikan Indonesia? Kata-kata seperti itu sering kita dengar dari sebagian masyarakat Indonesia, terutama bagi masyarakat golongan menengah kebawah, yang kesulitan bahkan tidak mampu membayar biaya pendidikan yang begitu mahal.
Pada dasarnya pemerintah Indonesia menginginkan anak-anak bangsa menjadi  penerus dimasa mendatang yang memiliki banyak ilmu pengetahuan, baik pengetahuan umum maupun pengetahuan agama, sehinga tidak heran pemerintah menganggarakan biaya pendidikan samapai mencapai 20%, selain pada itu pemerintah juga mengadakan program Biaya Oprasional Sekolah ( BOS ) yang diberikan kepada sekolah-sekolah setiap 6 bulan sekali, untuk membantu siswa-siswa yang tidak mampu membayar biaya pendidikan, yang cenderung melambuang naik pada setiap tahunya.
Pemerintah memang benar menganggarakan dan mengucurkan biaya pendidikan sebesar 20%, tapi sebelum biaya tersebut sampai kepada objek dan perjalnan yang sangat panjang, sehingga tidaklah heran apabila dana yang dari pusatnya dianggarkan sebesar 20%, tetapi yang samapai kepada objeknya atau sasaranya hanya berkisar 5% atau bahkan kurang, lalu dikemanakan dana yang 15%-nya lagi ???.
Sebagaimana kasus diatas, tidaklah heran apabila di Negara kita ini terus menerus mengalami penurunan setiap tahunya, hal itu tercermin dari semakin banyaknya anak yang putus sekolah dan meningkatnya jumlah pengangguran yang tersebar diberbagai daerah di Indonesia, hal itu tidak dapat kita pungkiri oleh kita sebagai warga Negara Indonesia, karena fakata telah membuktikan, bahwa meski pemerintah telah menganggarkan biaya pendidikan sebesar 20% tapi biaya pendidikan di Indonesia masih juga sanggat mahal apa lagi klo kita bandingkan dengan negara-negara lain, oleh karena itu tidaklah heran kita sering mendengarkan tangisan –tangisan masyarakat Indonesia yang tidak mampu membayar biaya pendidikan yang melambung tinggi pada setiap tahunya, padahal mereka mempunyai jiwa dan semangat yang sanggat tinggi untuk meraih pendidikan bahakan tidak sedikit anak-anak bangsa yang mempunyai otak yang pintar, cerdas bahkan jenius tapi sayang tidak bisa melajutkan sekolah, di karenakan permasalahan BIAYA, bahkan dalam mengikuti program beasiswapun mereka dipersulit, entah kenapa banyak alesan yang keluar, mereka juga layak mendapatkan hak pendidikan walaupun mereka tidak mamapu untuk memebayar biaya pendidikan yang sanggat mahal ini,
Apakah hanya masyarakat golongan menengah keatas saja yang dapat dan layak mengenyam pendidikan samapai ketingkat yang paling tinggi dan hanya segelintir orang saja dari golongan menengah kebawah yang mamapu mencapai tingkat seperti itu, lalu apakah cita-cita pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak bangsa akan terhujud, sementara jumlah siswa yang putus sekolah dan jumlah pengangguran terus-menerus mengalami peningkatan???, dan mau dibawa kemana pendidikan di Indonesia ini ???.
            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar